Dunia Blog…
takjub campur ga percaya nih…
kesan pertama cuma iseng aja baca2 blog orang…
sekarang jadi addicted baca blog n malah jadi kepengen buat blog ndiri..
tadinya bikin blog cuma buat share ilmu aja biar bermanfaat, ternyata bukan cuma ilmu aja yang bisa dishare…
kejadian sehari hari sampe pemikiran kita tentang suatu hal juga bisa jadi sesuatu yang bisa dishare.. sesuatu yang bermanfaat buat orang lain..
Hidup hanya sesaat , jejak kisah hidup mudah sirna seperti pasir ditepi pantai…
berapa lama sih bisa disimpan diotak kita??
tulis tulis dan tulis… tulisan adalah jejak rekaman hidup…
smoga dengan tulisan kita bisa saling mengenal dan menjelajahi hidup…
(kok ga nyambung ya… whatever lah.. anggap aja latihan nulis..
)
Membuat Swapfile
Idealnya membuat swap adalah “2 x Jumlah RAM”, tapi menurut saya itu berlaku buat yang mempunyai jumlah RAM terbatas ( mungkin dibawah 1Gb ), swap terlalu besar juga akan menjadi sia2 karna akan tidak terpakai, coba anda lakukan perintah $ top dari console anda, anda lihat swap yang terpakai, kecil bukan?
ketika kita hendak menginstall linux, biasanya kita membuat partisi untuk swap. namun ada kasus2 tertentu yang kadang kala kita membutuhkan swapfile yang besar sekali, seperti apabila kita hendak membuat remastering linux, kita membutuhkan swapfile yang besar sedangkan partisi swap yang kita alokasikan sangat tidak mencukupi,yang bisa berakibat pada performance pada proses. Solusinya adalah membuat swapfile.
Swapfile tidak susah, bahkan mudah untuk membuatnya, dengan langkah sebagai berikut :
pertama anda cek status swap anda dengan perintah
$ free
total used free shared buffers cached
Mem: 256064 249344 6720 0 24648 59572
-/+ buffers/cache: 165124 90940
Swap: 522072 0 522072
dalam keadaan aman damai sentosa kita lihat Swap bahkan tidak terpakai sama sekali… :p
Kemudian kita buat swapfile
$ dd if=/dev/zero of=nama-swapfile bs=1024 count=512000
bs=bytes
count = jumlah block dalam Kb
if=input
of=output
sebagai contoh :
$ dd if=/dev/zero of=swapfile bs=1024 count=512000
512000+0 records in
512000+0 records out
kemudian kita cek :
$ ls -lh swapfile
-rw-r–r– 1 root root 500M Jul 3 09:23 swapfile
$ mkswap swapfile
Setting up swapspace version 1, size = 524283 kB
edit /etc/fstab
/root/swapfile swap swap defaults 0 0
yang terakhir adalah mengaktifkannya
$ swapon -a
kemudian kita cek kembali :
$ free
total used free shared buffers cached
Mem: 256064 252560 3504 0 2596 107404
-/+ buffers/cache: 142560 113504
Swap: 1034064 0 1034064
swap kita sudah bertambah…
bagaimana apabila kita sudah tidak memerlukannya lagi? kan lumayan space 5120Mb
$ swapoff /root/swapfile
edit /etc/fstab, hapus entry swapfile
hapus swapfile
$ rm /root/swapfile
selamat mencoba
Mengatasi RPM Dependency Resulotion dengan Automatic Dependency Resolution
Sebagai pengguna Redhat/Fedora kita sering sekali dibuat kesal ketika sedang menginstall suatu package dan ternyata kita dipusingkan dengan file2 dependecy yang dibutuhkan, solusinya adalah dengan menggunakan Yum. Namun bagi yang tidak mempunyai koneksi internet bagaimana? jawabannya adalah dengan option –aid. Mari Kita coba
1. Pertama kita harus memastikan packgage rpmdb-redhat telah terinstall
$ su – ( menjadi superuser )
$ rpm -qa | grep rpmdb-redhat
jika blm ada bisa diinstall melalui cd di folder RPMS
2. buat sebuah folder dan copy semua package dari CD ke folder tersebut
$ mkdir /repository (jangan lupa permission di set di direktory yg baru dibuat)
$ cp *.rpm /repository (dari direktori RPMS cd installer)
3. buat file macros
$ touch /root/.rpmmacros
kemudian isi file .rpmmacros dengan sintaks berikut
%_solve_pkgsdir /repository
%_solve_name_fmt %{?_solve_pkgsdir}%%{NAME}-%%{VERSION}-%%{RELEASE}.%%{ARCH}.rpm
Setelah itu kita bisa menginstall RPM tanpa perlu khawatir akan masalah dependency.
$ rpm -ivh –aid package.rpm
Selamat mencoba
Otomatisasi connect ssh menggunakan ssh-keygen
1. login sebagai user, misalkan andekhi
2. ssh-keygen -t dsa
ketika meminta input phasprase, kosongkan saj, ini berguna ketika koneksi tidak perlu mengisi password lagi
3. kopy hasil generate ke komputer tujuan
copy id_dsa.pub ke target, misalkan menggunakan perintah scp
scp /home/andekhi/.ssh/id_dsa.pub andekhi@192.168.0.x:/home/andekhi
4. login ke komputer tujuan
ssh andekhi@192.168.0.x
5. buat authorized_keys dan isi dengan file id_pub.dsa yang telah dikirim sebelumnya
andekhi@192.168.0.x: touch /home/andekhi/.ssh/authorized_keys
andekhi@192.168.0.x: cat id_dsa.pub > /home/andekhi/ssh/authorized_keys
6. testing
logout dari komputer tujuan, kemudian coba connect kembali
ssh andekhi@192.168.0.x
jika sukses maka langsung masuk ke komputer tujuan.
Selamat Mencoba..
install HJSPLIT
HJSplit merupakan Software untuk menggabungkan maupun memisahkan file menjadi beberapa bagian. HJSplit merupakan salah satu Software Lintas Platform, ada versi unix mac maupun windows.
Cara Install :
1. Download program di http://www.treepad.net/download/hjsplitlx.tar.gz
2. Download Library yang dibutuhkan untuk menjalankan program, di http://www.freebyte.com/linux/libraries , kemudian di unpack:
tar xvzf kylixlibs3-borqt-3.0-2.tar.gz
masuk ke directory hasil extract, jalankan ./install.sh
terakhir :
export LD_LIBRARY_PATH=/usr/lib/kylix3
nb: kalau anda menggunakan crossover/wine di linux anda, anda tinggal mendownload buat platform windows kemudian jalankan.. so simple..
selamat mencoba…
Membuat Direktory rpmbuild di user biasa
1. login sebagai user biasa
2. buat direktor rpmbuild seperti berikut :
cp -a /usr/src/redhat/ rpmbuild
echo ‘%_topdir %(echo $HOME)/rpmbuild’ >> .rpmmacros
3. Install packages buat build rpm
yum install fedora-rpmdevtools unifdef
4. terakhir
fedora-buildrpmtree
Recent Comments